Email : info@yayasan-notokusumo.or.id

Search
Close this search box.

Wisuda STIKES Notokusumo 2026: Momentum Lahirnya Tenaga Kesehatan Profesional dan Berintegritas

 

Yogyakarta, 16 April 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Notokusumo sukses menyelenggarakan Wisuda Program Diploma dan Sarjana Tahun Akademik 2025/2026 dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi para lulusan yang telah menempuh perjalanan panjang dalam dunia pendidikan kesehatan.

Sebanyak 52 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan, terdiri dari lulusan Diploma III Keperawatan, S1 Keperawatan, dan S1 Farmasi. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Yayasan Notokusumo, pimpinan STIKES, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Yayasan Notokusumo, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan wisuda ini serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

“Hari ini merupakan momen istimewa. Setelah melalui proses panjang pembelajaran dan perjuangan, para mahasiswa akhirnya resmi menyandang gelar akademik. Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk berkarya dan mengabdi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Beliau juga menyampaikan penghargaan kepada para dosen dan tenaga kependidikan atas dedikasi dan kesabaran dalam mendampingi mahasiswa, serta kepada orang tua dan keluarga atas doa dan dukungan yang tiada henti.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa dunia kesehatan saat ini menghadapi tantangan yang semakin dinamis, terutama dengan adanya transformasi digital dan meningkatnya tuntutan kualitas pelayanan. Oleh karena itu, lulusan diharapkan tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif, beretika, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Yayasan Notokusumo terus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas, termasuk Gedung Laboratorium Terpadu, sebagai pusat pengembangan kompetensi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja.

Visitasi Laboratorium OSCE Program Studi S1 Farmasi dalam Rangka Evaluasi dan Peningkatan Mutu

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas lulusan, telah dilaksanakan kegiatan visitasi dan peninjauan Laboratorium OSCE Program Studi S1 Farmasi STIKES Notokusumo Yogyakarta pada Rabu, 4 Februari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Prof. Dr. apt. Satibi, S.Si., M.Si. dan Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si. sebagai bagian dari proses evaluasi serta penguatan standar mutu laboratorium OSCE Farmasi. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan sarana dan prasarana, alur stasiun ujian, hingga sistem penilaian yang diterapkan, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar nasional Laboratorium OSCE Farmasi.

Sekretaris Yayasan Notokusumo, Siti Aminah, A.P.P., S.Pd., turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan yayasan terhadap peningkatan kualitas akademik dan tata kelola pendidikan. Kehadiran yayasan dalam momentum ini menjadi wujud komitmen dalam memastikan proses pembelajaran dan evaluasi kompetensi mahasiswa berjalan optimal dan berstandar.

Melalui kegiatan visitasi ini, diharapkan Laboratorium OSCE Program Studi S1 Farmasi semakin siap dalam mendukung pembentukan lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Puncak Dies Natalis STIKES Notokusumo 36 “Luwih Sae Luwih Migunani”

Tiga dekade lebih perjalanan telah dilalui, dan kini STIKES Notokusumo Yogyakarta genap memasuki usia ke-36 tahun. Bukan sekadar angka, 36 tahun merupakan bukti dedikasi, konsistensi, serta komitmen dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan berintegritas.

Acara Puncak Dies Natalis ke-36 yang diselenggarakan pada 3 Februari 2026 berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang institusi dalam mengabdi untuk negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum. menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, serta penguatan nilai-nilai kelembagaan dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Prosesi puncak ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Drs. RM Sedianto Soetio selaku Pembina Yayasan Notokusumo, yang kemudian diserahkan kepada Ketua STIKES Notokusumo Yogyakarta sebagai simbol rasa syukur, penghormatan, dan harapan agar institusi terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pengurus Yayasan Notokusumo Hadiri Temu Kangen Alumni dalam Rangka Dies Natalis ke-36 STIKES Notokusumo Yogyakarta

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam acara Temu Kangen Alumni yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-36 STIKES Notokusumo Yogyakarta pada 31 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi para alumni untuk kembali ke kampus tercinta setelah bertahun-tahun meniti karier di berbagai bidang. Berbagai cerita nostalgia masa kuliah, berbagi kabar terbaru, hingga sesi foto bersama dosen dan civitas akademika menambah keakraban dan memperkuat rasa kekeluargaan.

Yayasan Notokusumo turut hadir sebagai tamu undangan dan memberikan sambutan resmi dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum.  menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh alumni atas dedikasi, kontribusi, serta peran aktif dalam membawa nama baik institusi di tengah masyarakat.

Yayasan juga menegaskan bahwa keberhasilan alumni merupakan cerminan kualitas pendidikan dan komitmen bersama dalam membangun institusi yang unggul dan berdaya saing. Momentum Temu Kangen ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara alumni, institusi, dan yayasan dalam mendukung pengembangan STIKES Notokusumo Yogyakarta ke depan.

Yayasan Notokusumo Berpartisipasi sebagai Dewan Juri dalam Pemilihan Dimas Diajeng STIKES Notokusumo Yogyakarta

Yayasan Notokusumo turut berpartisipasi sebagai dewan juri dalam kegiatan Pemilihan Dimas Diajeng STIKES Notokusumo Yogyakarta yang diselenggarakan pada 27 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan ajang pengembangan potensi mahasiswa yang tidak hanya menitikberatkan pada penampilan, tetapi juga pada kapasitas intelektual, kemampuan public speaking, wawasan di bidang kesehatan, serta pemahaman terhadap nilai-nilai kebudayaan. Para finalis menunjukkan kompetensi dan karakter yang mencerminkan mahasiswa STIKES Notokusumo yang unggul dan berdaya saing.

Dalam kesempatan tersebut, Yayasan Notokusumo menghadirkan dua perwakilan untuk menjadi bagian dari dewan juri. Keterlibatan ini merupakan bentuk dukungan yayasan terhadap pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pengembangan soft skills mahasiswa.

Yayasan Notokusumo memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh finalis yang telah berani tampil dan memberikan performa terbaiknya. Selamat kepada para pemenang yang terpilih sebagai Dimas dan Diajeng STIKES Notokusumo Yogyakarta. Diharapkan, para pemenang dapat menjadi duta kampus yang inspiratif serta mampu membawa nama baik institusi di berbagai kesempatan.

Partisipasi yayasan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan mahasiswa secara menyeluruh.

Yayasan Notokusumo Resmikan Apotek Notokusumo Farma

Yogyakarta, 28 Februari 2025 — Yayasan Notokusumo secara resmi meresmikan Apotek Notokusumo Farma, sebuah unit apotek pendidikan yang menjadi bagian dari pengembangan Program Studi Farmasi di STIKES Notokusumo Yogyakarta.

Peresmian berlangsung meriah dan khidmat di lokasi apotek, dengan dihadiri oleh Ketua Yayasan Notokusumo beserta jajaran pengurus, pimpinan STIKES Notokusumo, dosen, mahasiswa, serta perwakilan instansi kesehatan dan mitra kerja yayasan. Pemotongan pita secara simbolis dilakukan oleh Ketua Yayasan Notokusumo sebagai tanda dimulainya operasional apotek.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terwujudnya unit apotek pendidikan ini.

“Apotek ini adalah bentuk nyata komitmen Yayasan Notokusumo dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan. Kami ingin mahasiswa Farmasi mendapatkan pengalaman praktik langsung di lingkungan nyata, bukan hanya di ruang kelas,” ujarnya.

Apotek Pendidikan Terintegrasi dengan Program Studi Farmasi

Apotek Notokusumo Farma dirancang sebagai apotek pendidikan (teaching pharmacy) yang terintegrasi langsung dengan kegiatan akademik di Program Studi Sarjana Farmasi STIKES Notokusumo. Mahasiswa akan memanfaatkan fasilitas ini sebagai tempat praktik kerja lapangan (PKL), simulasi pelayanan kefarmasian, hingga kegiatan edukasi kesehatan kepada masyarakat.