Email : info@yayasan-notokusumo.or.id

Search
Close this search box.

Visitasi Laboratorium OSCE Program Studi S1 Farmasi dalam Rangka Evaluasi dan Peningkatan Mutu

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas lulusan, telah dilaksanakan kegiatan visitasi dan peninjauan Laboratorium OSCE Program Studi S1 Farmasi STIKES Notokusumo Yogyakarta pada Rabu, 4 Februari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Prof. Dr. apt. Satibi, S.Si., M.Si. dan Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si. sebagai bagian dari proses evaluasi serta penguatan standar mutu laboratorium OSCE Farmasi. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan sarana dan prasarana, alur stasiun ujian, hingga sistem penilaian yang diterapkan, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar nasional Laboratorium OSCE Farmasi.

Sekretaris Yayasan Notokusumo, Siti Aminah, A.P.P., S.Pd., turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan yayasan terhadap peningkatan kualitas akademik dan tata kelola pendidikan. Kehadiran yayasan dalam momentum ini menjadi wujud komitmen dalam memastikan proses pembelajaran dan evaluasi kompetensi mahasiswa berjalan optimal dan berstandar.

Melalui kegiatan visitasi ini, diharapkan Laboratorium OSCE Program Studi S1 Farmasi semakin siap dalam mendukung pembentukan lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Puncak Dies Natalis STIKES Notokusumo 36 “Luwih Sae Luwih Migunani”

Tiga dekade lebih perjalanan telah dilalui, dan kini STIKES Notokusumo Yogyakarta genap memasuki usia ke-36 tahun. Bukan sekadar angka, 36 tahun merupakan bukti dedikasi, konsistensi, serta komitmen dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan berintegritas.

Acara Puncak Dies Natalis ke-36 yang diselenggarakan pada 3 Februari 2026 berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang institusi dalam mengabdi untuk negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum. menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, serta penguatan nilai-nilai kelembagaan dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Prosesi puncak ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Drs. RM Sedianto Soetio selaku Pembina Yayasan Notokusumo, yang kemudian diserahkan kepada Ketua STIKES Notokusumo Yogyakarta sebagai simbol rasa syukur, penghormatan, dan harapan agar institusi terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

STIKES Notokusumo Terima Kunjungan Staf Khusus KP2MI, Yayasan Notokusumo Turut Membersamai Kegiatan

Yogyakarta — STIKES Notokusumo Yogyakarta mendapat kehormatan menerima kunjungan dari Staf Khusus Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) pada 11 Desember 2025. Kegiatan ini turut didampingi oleh Yayasan Notokusumo sebagai badan penyelenggara, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan jejaring dan pengembangan lulusan berdaya saing global.

Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk sharing dan serap aspirasi terkait optimalisasi peluang penyaluran lulusan ke luar negeri, khususnya dalam konteks perlindungan pekerja migran Indonesia serta kesiapan sumber daya manusia di sektor kesehatan. Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan membahas berbagai tantangan dan peluang penempatan tenaga kerja Indonesia di pasar internasional.

Dalam diskusi tersebut, dibahas pentingnya sinkronisasi kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja global, penguatan aspek perlindungan hukum, serta peningkatan kualitas pembekalan sebelum lulusan diberangkatkan ke luar negeri. Kolaborasi antara institusi pendidikan dan KP2MI dinilai menjadi langkah strategis dalam memastikan lulusan tidak hanya kompeten secara akademik dan keterampilan, tetapi juga terlindungi secara hukum dan administratif.

Ketua Pengurus Yayasan Notokusumo Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum. menyampaikan bahwa Yayasan mendukung penuh upaya institusi dalam membuka akses dan peluang internasional bagi lulusan, selama tetap mengedepankan prinsip perlindungan, legalitas, dan keberlanjutan. Kehadiran Yayasan dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam mengawal kebijakan dan arah pengembangan lulusan agar selaras dengan kebutuhan nasional dan global.

Program Studi Profesi Ners STIKES Notokusumo Jalani Visitasi Pendampingan Mutu oleh Tim Kolegium Keperawatan Indonesia

Yogyakarta — Program Studi Profesi Ners STIKES Notokusumo Yogyakarta melaksanakan kegiatan Visitasi Pendampingan Mutu Pendidikan yang dilakukan oleh Tim Kolegium Keperawatan Indonesia pada 3–4 Desember 2025. Kegiatan ini turut didampingi dan dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Notokusumo, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum., sebagai bentuk dukungan Yayasan terhadap peningkatan mutu pendidikan profesi keperawatan.

Visitasi pendampingan mutu ini bertujuan untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan Profesi Ners berjalan sesuai dengan standar nasional pendidikan keperawatan, serta untuk memberikan masukan dan rekomendasi dalam rangka penguatan kualitas akademik, tata kelola, dan capaian kompetensi lulusan.

Selama kegiatan berlangsung, Tim Kolegium Keperawatan Indonesia melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek, antara lain kurikulum pendidikan profesi, proses pembelajaran dan praktik klinik, sistem evaluasi, sarana dan prasarana pendukung, serta kesiapan institusi dalam menghasilkan lulusan Ners yang profesional dan beretika.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengurus Yayasan Notokusumo, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum., menyampaikan bahwa Yayasan mendukung penuh seluruh upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada Program Studi Profesi Ners yang memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing.

“Pendampingan mutu ini merupakan bagian penting dari proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Yayasan berkomitmen untuk terus membersamai institusi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan sesuai standar yang ditetapkan,” ungkapnya.

Wisuda STIA AAN 2025: Melahirkan Lulusan Administrasi Publik yang Profesional dan Berintegritas

 The Rich Hotel Yogyakarta, 23 Oktober 2025

Yayasan Notokusumo kembali menghadiri momen bersejarah melalui prosesi Wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) AAN Tahun 2025. Acara yang berlangsung khidmat di The Rich Hotel Yogyakarta ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dunia pendidikan, di antaranya Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A. selaku Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, serta Prof. Setyabudi Indartono, MM., Ph.D., Kepala LLDikti Wilayah V Yogyakarta.

Pada tahun ini, STIA AAN meluluskan 119 mahasiswa, yang terdiri dari 32 lulusan program Diploma III (D3) dan 87 lulusan program Sarjana (S1). Kehadiran para orang tua, dosen, serta jajaran pengurus yayasan turut menambah suasana haru dan kebanggaan dalam prosesi wisuda tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pengurus Yayasan Notokusumo, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum., menyampaikan sambutan yang sarat makna dan motivasi. Ia mengajak seluruh wisudawan untuk bersyukur dan terus berjuang menghadapi tantangan masa depan dengan semangat serta integritas tinggi.

“Keberhasilan ini merupakan hasil perjuangan panjang, kerja keras, doa, serta dukungan orang tua dan keluarga tercinta,” tutur Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum.        
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas dedikasinya dalam mendampingi mahasiswa hingga meraih gelar akademik.

Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya kesiapan para lulusan dalam menghadapi dinamika dunia administrasi publik yang semakin kompleks. Para lulusan diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan profesionalisme, serta tetap berpegang pada nilai-nilai Budi Pekerti Luhur sebagai ciri khas lulusan STIA AAN.