Email : info@yayasan-notokusumo.or.id

Search
Close this search box.

Wisuda STIKES Notokusumo: Mencetak Tenaga Kesehatan Unggul, Profesional, dan Berakhlak Mulia

Yogyakarta, 25 September 2025 – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Notokusumo Yogyakarta resmi mewisuda 230 mahasiswa pada Wisuda Tahun Akademik 2024/2025. Acara ini menjadi puncak perjalanan panjang para mahasiswa yang akhirnya menyandang gelar akademik setelah melalui proses pembelajaran, perjuangan, dan pengorbanan.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Yayasan Notokusumo, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh wisudawan dan wisudawati.

“Hari ini merupakan momentum istimewa, setelah melalui proses panjang pembelajaran, perjuangan, dan pengorbanan, para mahasiswa akhirnya resmi menyandang gelar akademik. Atas nama Yayasan Notokusumo, kami menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk berkarya, mengabdi, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan keluarga mahasiswa yang telah mendampingi dengan doa, dukungan, dan pengorbanan hingga para mahasiswa berhasil mencapai tahap wisuda.

Ketua Yayasan juga menegaskan komitmen STIKES Notokusumo dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pada 10 September 2025, telah diresmikan Gedung Laboratorium Terpadu yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas, antara lain: Ruang CBT Center, Perpustakaan, Laboratorium Farmasi, Laboratorium Keperawatan, OSCE Center, Auditorium dan Ruang Yayasan.

Penandatanganan MoU STIKES Notokusumo dengan Yamanashi Medical Care Cooperative Japan

Yogyakarta, 11 September 2025 – STIKES Notokusumo kembali memperluas jejaring kerja sama internasional dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Yamanashi Medical Care Cooperative Japan. Kegiatan ini berlangsung dengan pendampingan dari Yayasan Notokusumo.

Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia di sektor kesehatan. Dengan adanya MoU ini, mahasiswa STIKES Notokusumo diharapkan dapat memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengakses pengalaman internasional, baik melalui program pertukaran, penelitian bersama, maupun peningkatan kompetensi tenaga pengajar.

Ketua Yayasan Notokusumo, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama tersebut.

“Kerja sama dengan Yamanashi Medical Care Cooperative Japan merupakan langkah strategis dalam upaya internasionalisasi kampus. Hal ini sejalan dengan visi STIKES Notokusumo untuk mencetak tenaga kesehatan yang berdaya saing global,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Yamanashi Medical Care Cooperative Japan menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam bidang kesehatan. Menurutnya, tantangan kesehatan bersifat global, sehingga diperlukan sinergi antara institusi pendidikan dan praktisi kesehatan dari berbagai negara.

Peresmian Gedung Laboratorium Terpadu 5 Lantai STIKES Notokusumo Yogyakarta

Yogyakarta, 10 September 2025 – Yayasan Notokusumo meresmikan Gedung Laboratorium Terpadu 5 Lantai milik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Notokusumo. Gedung baru ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan kualitas pendidikan dan praktik mahasiswa di bidang kesehatan.

Ketua Yayasan Notokusumo, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum, menyampaikan bahwa keberadaan laboratorium terpadu ini akan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat proses pembelajaran.

“Dengan adanya laboratorium ini, mahasiswa dapat menambah pengalaman nyata sebelum terjun langsung di tengah masyarakat,” ujar Samudro.

Beliau menambahkan, pembangunan gedung baru bukan hanya sekadar penambahan fasilitas, melainkan juga menjadi simbol tekad STIKES Notokusumo dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.

“Peresmian gedung laboratorium akademika STIKES Notokusumo menjadi bukti bahwa pendidikan kesehatan di Yogyakarta tengah menapaki langkah maju menuju standar internasional,” tandasnya.

Acara peresmian Gedung Laboratorium Terpadu secara resmi dilakukan oleh Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Dr. Didik Wardaya, Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Sosial, Budaya, dan Kemasyarakatan.

Peran Yayasan Notokusumo dalam Meningkatkan Kapasitas Dosen dengan Mendukung Studi PhD di Luar Negeri

Yayasan Notokusumo selama lebih dari 20 tahun terus menerus berkiprah dalam memajukan Pendidikan anak bangsa.  Di era globalisasi ini dalam naungan Yayasan Notokusumo , STIKES Notokusumo Yogyakarta Kembali memberikan kesempatan Tugas Belajar khususnya di Lincoln University College sebagai salah satu tuntutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi .

Etik Pratiwi, salah satu dosen Keperawatan di STIKes Notokusumo Yogyakarta, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang International Conference on Recent Advancement in Sustainable Healthcare (ICRASH) 2025 yang diselenggarakan di Malaysia, beliau berhasil meraih penghargaan Best Oral Presenter. Etik Pratiwi, yang saat ini sedang menempuh pendidikan S3 (PhD Candidate) pada Program Doctoral of Nursing di Lincoln University College, Malaysia. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika STIKes Notokusumo serta memperkuat posisi institusi dalam pengembangan pendidikan tinggi keperawatan yang unggul dan berdaya saing global.

Kunjungan/Silaturahmi Yayasan Notokusumo ke Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia

Pada Selasa, 22 Juli 2025, Yayasan Notokusumo melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (UII) yang berlokasi di Jalan Cik Di Tiro No. 1, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif penguatan jejaring antaryayasan serta pertukaran wawasan strategis dalam pengelolaan pendidikan tinggi.

Rombongan Yayasan Notokusumo diterima oleh Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan kolaborasi. Pertemuan membahas berbagai topik penting, mulai dari tata kelola kelembagaan, strategi pengembangan sumber daya manusia, hingga inovasi dalam pembiayaan dan pengembangan institusi pendidikan tinggi.

Ketua Yayasan Notokusumo menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menimba pengalaman dari Yayasan Badan Wakaf UII, yang telah terbukti sebagai lembaga pengelola pendidikan tinggi yang unggul dan berpengaruh di Indonesia.

Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi pengembangan kedua yayasan ke depannya.

Rapat Tahunan Yayasan Notokusumo Tahun 2025

Yogyakarta, 15 Juli 2025 — Yayasan Notokusumo menyelenggarakan Rapat Tahunan yang dihadiri oleh seluruh unsur pembina, pengurus, dan pengawas yayasan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Yayasan Notokusumo, Yogyakarta, dan merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja tahunan serta merumuskan arah kebijakan strategis di masa mendatang.

Rapat tahunan ini menjadi momen penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan program kerja selama satu tahun terakhir berjalan sesuai dengan visi dan misi yayasan. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek kelembagaan, tata kelola administrasi, pengelolaan keuangan, hingga dukungan yayasan terhadap Institusi Pelaksana.

Sebagai bentuk implementasi prinsip transparansi dan akuntabilitas, seluruh peserta rapat terlibat aktif dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban masing-masing bidang. Proses diskusi berlangsung konstruktif, dengan banyak masukan strategis yang disampaikan guna memperbaiki kinerja ke depan.

Serah Terima Mahasiswa Sarjana Farmasi Program Kemitraan PEMDA MAPPI Prov. Papua Selatan.

Yogyakarta, 7 Juli 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Notokusumo Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional melalui Program Kemitraan Daerah. Pada Senin, 7 Juli 2025, telah dilaksanakan acara Serah Terima Mahasiswa Program S1 Farmasi hasil kerja sama antara STIKES Notokusumo dan Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan.

Acara serah terima yang berlangsung di Kampus STIKES Notokusumo ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi, serta 32 mahasiswa baru asal Kabupaten Mappi yang secara resmi diterima sebagai mahasiswa Program Studi S1 Farmasi.

Dalam sambutannya, Ketua STIKES Notokusumo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mappi atas kepercayaan yang diberikan. “Kami siap mendidik dan membina para mahasiswa agar menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan berdedikasi tinggi. Semoga setelah menyelesaikan studi, mereka dapat kembali dan membangun sistem pelayanan kesehatan di daerah asal,” ungkap beliau.

Kunjungan Kerjasama Jepang: Mr. Sakai (ASTAGE Inc), Mr. Fukushi (Pemerintah Kota Muroran), dan JIC Indonesia ke STIKES Notokusumo Yogyakarta

Yogyakarta, 20 Mei 2025 — Yayasan Notokusumo Yogyakarta dengan bangga menerima kunjungan dari Jepang yang terdiri dari Mr. Sakai dari ASTAGE Inc., Mr. Fukushi dari Pemerintah Kota Muroran, Jepang, serta perwakilan dari JIC Indonesia.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan kerja sama internasional, khususnya dalam upaya peningkatan serapan lulusan STIKES Notokusumo di dunia kerja global, termasuk peluang kerja ke Jepang.

Dalam pertemuan ini, pihak delegasi berdiskusi langsung dengan pimpinan STIKES Notokusumo untuk menjajaki program-program pengembangan sumber daya manusia, pelatihan bahasa dan budaya Jepang, hingga pembukaan jalur magang dan penempatan kerja bagi lulusan.

“Kami selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masa depan Notokusumo muda, termasuk membuka akses seluas-luasnya ke pasar kerja internasional,” ujar perwakilan STIKES Notokusumo.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal kerja sama yang berkelanjutan dan berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi serta daya saing lulusan di tingkat global.

Syawalan Keluarga Besar Karyawan Yayasan Notokusumo

Yogyakarta, 8 April 2025 — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Auditorium STIKes Notokusumo pada Selasa (8/4), dalam acara Syawalan Keluarga Besar Karyawan Yayasan Notokusumo. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antarpegawai pasca bulan suci Ramadan 1446 H.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sambutan dari Ketua Yayasan Notokusumo, yang menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan kerja sama dalam menjalankan amanah pendidikan. Dalam sambutannya, beliau juga mengajak seluruh karyawan untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum refleksi dan peningkatan etos kerja.

Hadir pula para pimpinan dari STIKes dan STIA AAN, para dosen, tenaga kependidikan, serta staf dari unit-unit di bawah naungan yayasan. Pesan-pesan keislaman disampaikan dengan ringan namun menyentuh, mengajak seluruh peserta untuk saling memaafkan dan memperkuat ikatan spiritual serta sosial di lingkungan kerja.

Puncak acara ditandai dengan saling berjabat tangan dan bermaafan antarsemua hadirin, sebagai simbol saling membersihkan hati. Setelah itu, peserta menikmati hidangan khas Lebaran bersama, yang semakin menambah kehangatan suasana.

Syawalan ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antarunit di bawah Yayasan Notokusumo, demi kemajuan bersama di masa mendatang.

Yayasan Notokusumo Resmikan Apotek Notokusumo Farma

Yogyakarta, 28 Februari 2025 — Yayasan Notokusumo secara resmi meresmikan Apotek Notokusumo Farma, sebuah unit apotek pendidikan yang menjadi bagian dari pengembangan Program Studi Farmasi di STIKES Notokusumo Yogyakarta.

Peresmian berlangsung meriah dan khidmat di lokasi apotek, dengan dihadiri oleh Ketua Yayasan Notokusumo beserta jajaran pengurus, pimpinan STIKES Notokusumo, dosen, mahasiswa, serta perwakilan instansi kesehatan dan mitra kerja yayasan. Pemotongan pita secara simbolis dilakukan oleh Ketua Yayasan Notokusumo sebagai tanda dimulainya operasional apotek.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terwujudnya unit apotek pendidikan ini.

“Apotek ini adalah bentuk nyata komitmen Yayasan Notokusumo dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan. Kami ingin mahasiswa Farmasi mendapatkan pengalaman praktik langsung di lingkungan nyata, bukan hanya di ruang kelas,” ujarnya.

Apotek Pendidikan Terintegrasi dengan Program Studi Farmasi

Apotek Notokusumo Farma dirancang sebagai apotek pendidikan (teaching pharmacy) yang terintegrasi langsung dengan kegiatan akademik di Program Studi Sarjana Farmasi STIKES Notokusumo. Mahasiswa akan memanfaatkan fasilitas ini sebagai tempat praktik kerja lapangan (PKL), simulasi pelayanan kefarmasian, hingga kegiatan edukasi kesehatan kepada masyarakat.